kinaryabagus consulting

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Siapapun Bisa Melakukannya! (Benarkah??)

User Rating: / 0
PoorBest 

confuseSeorang sahabat bercerita tentang kegalauan dirinya di tempat dia bekerja.

Sepertinya dia merasa tidak cocok dengan apa yang dia lakukan sekarang, meskipun latar belakang pendidikannya menunjang untuk bidang pekerjaannya. "Bukan gue banget!", katanya. Rasanya seperti beban untuk berangkat ke kantor setiap hari.

Sahabat yang lain bercerita tentang kemantapan dirinya untuk memutuskan hanya 3 bulan saja bekerja di kantornya yang baru 2 bulan ia jalani. "lha wong aku melamar untuk bagian akuntansi tapi setelah diterima kok di tempatkan di bagian marketing yang harus berinteraksi dengan pelanggan dan calon pelanggan?

Apakah Anda pernah atau sedang mengalami hal yang sama dengan sahabat saya diatas?

Passion atau ketertarikan adalah satu kunci utama dalam menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Kita tidak akan berhitung banyak jika kita menjalani sesuatu yang sangat kita sukai dan kuasai.

"Ah, tapi jaman sekarang bukankah kita harus serba bisa?",  Kita harus punya mental "Can Do Attitude” & "Yes, I Can!", Kata rekan saya.  Rekan saya benar, mental demikian memang sangat bagus untuk kemajuan kita. "Can Do Attitude” & "Yes, I Can!", adalah jargon yang mungkin sering kita dengar atau bahkan sedang di dengung-dengungkan dalam kantor kita saat ini. Apalagi dalam keadaan krisis global saat ini dimana karyawan dituntut untuk lebih bisa multitasking karena rekan kerja yang biasanya melakukan tugas tersebut sudah tergerus arus PHK. Tidak punya pilihan.

Benarkah harus demikian?

Pertanyaan kontempelasi untuk organisasi/perusahaan yang luar biasa:

  • Apakah kita yakin dengan karyawan yang menjadikan pekerjaannya sebagai "beban" akan menghasilkan pekerjaan yang luar biasa?
  • Sadarkah kita dengan demikian kita sudah mendemotivasi karyawan tersebut? Seperti kasus sahabat-sahabat saya di atas? Padahal bukankah kita selalu dituntut untuk selalu menjaga agar motivasi dari setiap karyawan kita tinggi untuk bisa menghasilkan pekerjaan yang luar biasa sehingga mendorong profit perusahaan lebih tinggi lagi?
  • Berapa besar beban biaya untuk "merawat & memelihara" karyawan yang "terbebani" oleh pekerjaannya?

Pertanyaan kontempelasi untuk para karyawan yang luar biasa:

  • Sampai berapa lama Anda bertahan untuk tetap berada dalam kondisi terbebani?
  • Berapa banyak investasi waktu, tenaga, pikiran dan mungkin perasaan yang harus Anda korbankan demi pekerjaan yang membebani Anda? Sampai mendapatkan pekerjaan ditempat baru? Sampai rasa gengsi Anda hilang? Atau sampai Anda mampu berubah seperti Bumble BeeSmile

Serba bisa tidak berarti asal bisa. Demikian pula halnya dengan "Can Do Attitude” & "Yes, I Can!" bukan sekedar lips-service. "Can Do Attitude” & "Yes, I Can!" tidak berarti Anda mengerjakan yang bukan menjadi passion dan kompetensi Anda. Karena dapat dipastikan hasilnya akan jauh berbeda jika dilakukan oleh orang yang lebih memiliki passion dan keahlian atas pekerjaan tersebut. "Can Do Attitude” & "Yes, I Can!" harusnya di terjemahkan dalam hal semangat untuk selalu mau belajar. Belajar untuk memperdalam dan memperluas apa yang menjadi passion dan keahliannya, sehingga menghasilkan pekerjaan yang luar biasa.

Pembaca yang budiman, Anda yang memutuskan.

 

Last Updated on Tuesday, 30 June 2009 16:58  
English French German Italian Japanese Spanish Indonesian

Please Login to Book Training

Who's Online

We have 1 guest online

Newsflash

 

Daftarkan diri Anda untuk mendapatkan pelatihan GRATIS!!!
Silahkan Login terlebih dahulu atau klik disini untuk mendaftar.
Daftarkan diri Anda untuk mendapatkan pelatihan GRATIS!!!
Silahkan Login terlebih dahulu atau klik disini untuk mendaftar.